DENSUS ANTI TEROR ( 88 )

detasemen-khusus-88-3Detasemen Khusus 88 (Anti Teror)

Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.

Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Densus 88 di pusat (Mabes Polri) berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu. Selain itu masing-masing kepolisian daerah juga memiliki unit antiteror yang disebut Densus 88, beranggotakan 45-75 orang, namun dengan fasilitas dan kemampuan yang lebih terbatas. Fungsi Densus 88 Polda adalah memeriksa laporan aktivitas teror di daerah. Melakukan penangkapan kepada personel atau seseorang atau sekelompok orang yang dipastikan merupakan anggota jaringan teroris yang dapat membahayakan keutuhan dan keamanan negara R.I.

Densus 88 adalah salah satu dari unit antiteror di Indonesia, di samping Detasemen C Gegana Brimob, Detasemen Penanggulangan Teror (Dengultor) TNI AD alias Grup 5 Anti Teror, Detasemen 81 Kopasus TNI AD (Kopasus sendiri sebagai pasukan khusus juga memiliki kemampuan antiteror), Detasemen Jalamangkara (Denjaka) Korps Marinir TNI AL, Detasemen Bravo (Denbravo) TNI AU, dan satuan antiteror BIN.

Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/756/X/2005, tentang Pengesahan Pemakaian Logo Densus 88 Anti Teror, tanggal 18 Oktober 2005, maka berikut ini adalah LOGO DENSUS 88 ANTI TEROR. Logo dapat dideskripsikan sebagai berikut:

ARTI LOGO DENSUS 88

Densus 88

Burung Hantu

Burung hantu merujuk pada spesies burung “nocturnal” (aktif waktu malam) dan mempunyai bentuk muka yang berbeda dengan burung biasa. Muka burung hantu berbentuk rata seperti muka manusia dengan kedua belah matanya menghadap ke depan. Burung hantu juga mempunyai paruh bengkok kebawah yang tajam, dan mempunyai bulu jambul yang lembut.

Burung hantu adalah binatang pemangsa yang efisien karena dilengkapii perlengkapan yang memadai sebagai predator. Matanya yang terletak dibagian depan memberi kesan burung ini pandangan “menyatu” yang hebat. Dimana seekor burung hantu mempunyai kemampuan penglihatan secara binokuler (melihat sebuah obyek dengan kedua mata secara bersamaan), sehingga burung hantu dapat melihat obyek secara tiga dimensi dengan wilayah penglihatan 110 derajat, 70 derajat diantaranya dapat dilihat secara binokuler. Namun ia bisa memutar kepalanya 270 derajat sehingga bisa melihat ke belakang dengan mudah.

Karena sering berburu dimalam hari, burung hantu dilengkapi dengan sistem pendengaran yang sagat baik. Telinga terletak di dekat mata dan dilingkupi oleh wajah yang lebar. Wajah yang lebar ini berfungsi seperti radar menangkap suara yang menyalurkan gelombang suara melaui otot-otot wajah ke telinga. Daya penglihatannya dan pendengarannya pada malam hari sangat tajam, mampu mendengar cicitan tikus pada jarak 500 m. Cakarnyayang tajam akan keluar memanjang saat menyerang sehingga meningkatkan keberhasilan serangan.

Burung hantu juga dilengkapi sepasang sayap yang cukup spesial karena mampu meredam gerakan udara yang membuatnya tidak bersuara saat terbang dan menangkap mangsanya dengan kejutan. Itu juga membuatnya mampu mendengar pergerakan buruannya dengan jelas sambil terbang.
Semuanya itu membuat Burung Hantu memiliki kemampuan berburu yang sangat tinggi, tangkas, cekatan dan disamping menyambar juga mengejar mangsanya di atas tanah. Penelitian pada jenis tertentu, kotoranya menunjukkan 99% memangsa tikus sedangkan 1% memangsa serangga. Mengkonsumsi tikus lebih banyak 2-3 ekor per hari namun daya membunuh lebih dari yang dimakannya.

Berupa desain lingkaran dengan garis warna hitam dengan tulisan “DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR” dengan latar belakang warna merah marun dan di tengah-tengah lingkaran terdapat gambar burung hantu warna hitam dan abu-abu dengan latar belakang warna kuning terang. Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.

Densus 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Densus 88 di pusat (Mabes Polri) berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu. Selain itu masing-masing kepolisian daerah juga memiliki unit anti teror yang disebut Densus 88, beranggotakan 45 – 75 orang, namun dengan fasilitas dan kemampuan yang lebih terbatas.

Fungsi Densus 88 Polda adalah memeriksa laporan aktifitas teror di daerah.Melakukan penangkapan kepada personil atau seseorang atau sekelompok orang yang dipastikan merupakan anggota jaringan teroris yang dapat membahayakan keutuhan dan keamanan negara R.I.

Densus 88 adalah salah satu dari unit anti teror di Indonesia, disamping :

  • Detasemen C Gegana Brimob,
  • Detasemen Penanggulangan Teror (Dengultor) TNI AD alias Grup 5 Anti Teror,
  • Detasemen 81 Kopasus TNI AD (Kopasus sendiri sebagai pasukan khusus juga memiliki kemampuan anti teror),
  • Detasemen Jalamangkara (Denjaka) Korps Marinir TNI AL,
  • Detasemen Bravo (Denbravo) TNI AU, dan satuan anti-teror BIN.


Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.

Densus 88 dibentuk dengan Skep Kapolri No. 30/VI/2003 tertanggal 20 Juni 2003, untuk melaksanakan Undang-undang No. 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perpu No. 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, yaitu dengan kewenangan melakukan penangkapan dengan bukti awal yang dapat berasal dari laporan intelijen manapun, selama 7 x 24 jam (sesuai pasal 26 & 28). Undang-undang tersebut populer di dunia sebagai “Anti Teror Act”.

Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ekt. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.

Tugas dan Pokok Fungsi Densus 88 antara lain :

  1. Tugas Densus 88 AT Bareskrim Polri

Densus  88  AT  Bareskrim  Polri  bertugas  membina  dan menyelenggarakan  tugas  dan  fungsipenyelidikan danpenyidikan tindakpidana teroris medalam rangka penegakan hukum.

 2. Fungsi Densus 88 AT Bareskrim Polri

 

Densus 88AT Bareskrim Polri menyelenggarakan fungsi:

 Pembinaan  fungsi  reserse  criminal  khusus  terhadap  perkara tindak  pidana  terorisme meliputi:

 

1)   Perumusan/pengembangan  system  dan  metode termasuk  petunjuk-petunjuk pelaksanaan penyelidikan / penyidikantindakpidana terorisme.

2Pemantauan   dan   supervise   staf   termasuk pemberian   arahan   gun menjamin terlaksananya penyelidikan/penyidikan tindak pidana terorisme sesuai system dan metode sebagaimana dimak sud butir 1.

3Pemberian  dukungan  (backup)  dalam  bentuk  bimbingan  teknis  maupun  kekuatan dalam pelaksanaanpenyelidikan/penyidikantidakpidana terorisme.

4 Perencanaankebutuhanpersonil, peralatan khusus dananggaran termasuk pengajuan saran /pertimbangan penempatan /pembinaan karirpersonil pengemban fungs ireserse kriminal dibidang tindak pidanaterorismedan distribusiperalatankhususdibidang penanganan tindakpidana terorisme.

5)    Pengumpulan, pengelolaan danpenyajian data /statistic baikyangberkenaandengan sumberdaya maupun hasil pelaksanaantugas SubDetasemendanDetasemen88AT PoldaatauSatuanTugasKhusus yang menangani tindak pidana terorisme.

6)   Penyelengaraan penyelidikan /penyidikan tindakpidana terorismeyangberdasarkan kebijakan Kapolri sesuai lapiskemampuan ditetapkan sebagai lingkup tanggungjawab Densus 88AT BareskrimPolri.

7)  Koordinasidan pengawasan operasiona ltermasuk pembinaan/ bimbingan teknis penyidikan dan adsministras penyidikan yang dilakukan oleh Den 88 ATPoldaatau satuan Tugas Khusus yang menangani tindakpidana terorime di tingkatPolda.

8Pelaksanaan   kegiatan   penyelidikan/penyidikan   terhadap   perkara   tindak   pidana terorisme yang memiliki dampak politis dan strategis melaluisatuan TugasKhusus.

 

SasaranTugasDensus 88 AT Bareskrim Polri

 

a.  Keberadaan dan aktifitas setiap orang / unsur / kelompok /masyarakat / organisas iyang diduga sebagaijaringan atauberpotensi dijadikan sebaai jaringan terorisme.

b. Kejahatan yang bersifat terroryaitu segala perbuatan yangmemenuhi unsurunsur tindak pidana       sesuai dengan ketentuan dalam undangundang pemberantasan tindak pidana terorisme.

c.   Tindak   pidan ataupun pelanggaran   hukum lainnya   yan dimungkinkan   bermotifkan terorisme terutama terhadap kasus yang bernuansa politik dan lintasNegara.

PERSENJATAAN DENSUS 88

Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan berbagai negara, seperti senapan serbuColt M4, senapan serbuSteyr AUG , HK MP5, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgunRemington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Sekalipun demikian kelengkapan persenjataan dan peralatan Densus 88 masih jauh di bawah pasukan antiteror negara maju seperti SWAT Team di Kepolisian Amerika

Membicarakan Densus 88 tidak lepas dari  1. Gories Mere, 2 Tito Karnavian,

  1. Nama Lengkap : Gories Mere, Agama : Katolik Tempat Lahir : Flores, Tanggal Lahir : Rabu, 17 November 1954, Zodiac : Scorpion, Gories Mere merupakan salah seorang penegak hukum yang karirnya cukup gemilang. Jabatannya terus menanjak naik sampai akhirnya dia dinobatkan sebagai Ketua Badan Narkotika Nasional. Di bawah kepemimpinannya, cukup banyak kasus narkotika yang terungkap, antara lain kasus narkoba yang melibatkan selebriti terkenal, Ahmad Albar dan Zarima si Ratu Ekstasi. Pria yang lahir di Flores, Nusa Tenggara Timur, ini juga turut menyukseskan terbentuknya Densus 88 yang merupakan badan anti-teror di Indonesia. Semasa jabatannya di kesatuan anti-teror tersebut, Mere tak segan memberi perintah kepada anak buahnya untuk melepaskan tembakan apabila tersangka mencoba kabur. Di satu sisi, ketegasan ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat, namun di sisi lain, perintah tersebut juga menimbulkan tudingan miring terhadap dirinya. Mantan Direktur Reserse di Kesatuan Polri yang menganut agama Katolik ini kerap dikecam karena dianggap sebagai ancaman bagi kaum ekstrimis Islam. Ditambah lagi, adalah tugas Mere yang kerap memimpin penggerebekan terhadap terorisme yang kebanyakan dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan jihad dalam Agama Islam perwira penerima penghargaan khusus Honorary Award in Order of Australia (HAOA) dari Pemerintah Australia, yang juga perlu diluruskan adalah bukti sederet jasa dan prestasi Gories Mere di kancah kepolisian Indonesia, khususnya dalam bidang reserse dan intelijen.
  2. Irjen Pol Tito Karnavian, Ph.D. (lahir di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia, 26 Oktober 1964; umur 49 tahun) adalah seorang perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang berhasil membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin Moch Top. Kombes Tito Karnavian naik pangkat menjadi Brigjen dan naik jabatan menjadi Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Tito Karnavian menggantikan Brigjen (Pol) Saut Usman Nasution, yang menjabat Direktur I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Mabes Polri.

Sesuai dengan TR Kapolri tertanggal 3 September 2012, Tito diangkat menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Pol Bigman Lumban Tobing.

 

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Detasemen_Khusus_88_%28Anti_Teror%29?veaction=edit

http://densus88-antiteror.blogspot.com/2010/07/arti-logo-densus-88.html

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s